Rumah Inspirasi YALIJU Bimbing Anak Yatim Mampu Berdaya Saing

Sawangan | Kelurahan Sawangan
Suasana pagi yang cerah di Kelurahan Sawangan diwarnai dengan kegiatan karnaval oleh ratusan warga sekitar. Nampak pula sejumlah anak yatim larut dalam kebahagian memperingati bulan Muharrom. Kegiatan itu adalah sekelumit dari aktifitas Yayasan Lima Belas Juli (Yaliju) dalam membimbing anak yatim, janda dan para dhuafa.

Wakil Walikota Depok Idris Abdul Shomad dalam acara Santunan di Yaliju

Wakil Walikota Depok Idris Abdul Shomad dalam acara Santunan di Yaliju

“Kita membina anak  yatim lebih menekankan  pada pendampingan dan  bukan semata santunan saja. Konsep yang kita usung melalui kegiatan permanen. Mulai dari  pendidikan, pemberdayaan ekonomi, ketrampilan dan lainnya. Pemdampingan ini berbasis pada  warga RW 07, 02, 01 Kelurahan Sawangan, di bawah yayasan Lima Belas Juli (Yaliju),” ujar Ketua Yaliju Mustopa Dwi Putranto seusai peresmian rumah inspirasi.  Minggu (1/12).

Menurutnya, rumah inspirasi dijadikan sebagai pusat kegiatan kemasyarakatan yang diperuntukkan bagi anak yatim, dhuafa dan janda. Dia menuturkan, fokus pembinaan pada pendidikan anak yatim dengan pemberian beasiswa dari TK sampai Perguruan Tinggi. Prosesnya diberikan setiap bulan dan mingguan. Bahkan, tiap minggu sekali diajarkan ketrampilan    komputer, bahasa inggris dan Arab. Sedangkan, dalam pemberdayaan melalui program  ibu mandiri. Yaitu: pemberian modal usaha pada para  janda dan besarannya disesuaikan kebutuhan. Seperti: Nasi uduk, warung kelontong dan lainnya.
“Harapannya, anak  yatim itu punya ketrampilan mumpuni. Dengan pendampingan, bisa memiliki ketrampilan dan  daya saing,”ujarnya.

Dia menambahkan, yayasan yang dikelolanya juga  memberikan asuransi kesehatan untuk  guru ngaji, ketua DKM  dan Mushola. Bahkan, memberikan asuransi kematian bagi ketua RT/RW yang nantinya sebesar Rp 20 juta. Lebih penting, lanjutnya, bagi para janda mendapatkan JKK (kecelakaan kerja) yang nantinya juga diberikan untuk  anak yatimnya. “Untuk asuransi, preminya tiap bulan  kita bayar. Sedangkan, untuk acara santunan kali ini sebanyak 128 orang.
Kita berharap gerakan masyarakat ini didukung pemkot Depok,”harapnya.

Ketua RW 07, Sanudin mengungkapkan kebersamaan tiga RW dalam membina anak yatim sejak tahun 1972. Hingga saat ini, sudah banyak anak yatim binaannya yang sudah kuliah dan bekerja. “Memang hanya lingkungan kita saja. Namun, sudah banyak anak yatim yang kuliah dan bekerja,”terangnya.

Wakil Walikota Depok Idris Abdul Shomad  mengungkapkan, bahwa anak yatim sebaiknya tidak hanya sekedar disantuni saja. “Kita juga harus mendidik, mengajar, menyantuni dan melatih. Ini penting dilakukan untuk meningkatkan SDM mereka,” tutupnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s